Dewasa dalam Tempo Sedang
|
——————————
Mariah Carey
Emancipation of Mimi
Universal Music Indonesia
——————————
SETELAH gagal dengan dua album terakhirnya, “Glitter” (2001) dan “Chambracelet” (2001), yang bernuansa pop dewasa, Mariah Carey melakukan perubahan 180 derajat di album terbarunya, “Emancipation of Mimi”. Di album ke-10 ini, ia tampil dalam balutan musik R&B.
Tak mau tanggung, Carey menggandeng sejumlah artis R&B. Kolaborasi ini bisa didengar pada lagu Say Somethin’, di mana Carey bernyanyi bersama Snoop Dogg. Untuk lagu One and Only, Carey melibatkan Twista. Di Get Your Number hadir Jermaine Dupri, sementara Nelly ikut sumbang suara pada tembang To The Floor.
Usaha Carey tak sia-sia. Dalam waktu satu minggu sejak peluncurannya, album ini terjual lebih dari 400.000 keping. Angka penjualan tertinggi di minggu pertama dari semua album Carey. Album ini kemudian melesat sampai angka penjualan 1,1 juta keping. Awal Mei lalu, album ini menduduki peringkat pertama Billboard, sebelum turun satu peringkat karena kehadiran Bruce Spingsteen lewat Devil and Dust.
Materi lagu dalam album ini cukup impresif dan memberikan nuansa baru dibandingkan dengan tembang Carey terdahulu. Pada lagu We Belong Together yang bernuansa lembut, misalnya, bisa didengar kepiawaian Carey mencapai nada rendah. Selain lagu yang mengajak bergoyang, hadir pula lagu dengan sedikit sentuhan gospel, Fly Like a Bird.
Soal lirik, Carey menunjukkan kedewasaannya. Tengok lirik One and Only berikut: “Every time/turn around/I find my heart in pieces on the ground/So, so lonely/I’m looking for my one and only….” Pun ketika ia memandang sebuah hubungan yang sudah usai dalam Circle. Ia berjuang untuk benar-benar melepaskannya: “Ever since you left me/I’ve been trying to hide the pain/Painting on a smile with lipstick/Putting on a big charade….”
dodY said:
ngga suka mbak carey… nitip salam aja buat mbak houston
*kabuuuurrr*
8 days after the fact.