Blogger = ABG ???

Hmmm wis nggak serius-seriusan dulu
lagi pengin mengkomentari sebuah komentar…
Hiiiiiiii Kok sampai sebegitunya???
Iya nih lagi gatel sudah lama nggak iseng kekekekekekekekekek :mrgreen:

Hehehe, ini awalnya dari beberapa minggu yang lalu ketika berkunjung ke sebuah blog milik seorang kawan. Ceritanya itu Blog baru sekaligus blog pertamanya, soalnya dia juga ngakunya bloger pemula. Tidak ada yang bagaiman-bagaimana dari blog kawan yang saya juluki Gatra Soloensis dengan template ungu itu selain bertutur tentang kronologis kenapa kok tangannya sampai bisa keple……hihihihi istilahnya kedengaran jahat, habis tidak nemu yang lebih pas

Sampai kemudian saya baca comment yang diberikan oleh seseorang dengan nick Kamerad. comment tersebut bunyinya begini…wah koyo abg, pakai blog segala..bla bla bla… Terusannya sih nggak ada masalah tapi awalanya itu yang sepertinya perlu diluruskan…. Kalau blogging ngabisin waktu seperti kata seorang kawan lain masih bisa diterimalah tapi kalau………….

BLOGGER = ABG ??!!!!…..wah wah wah

Awalnya pengin koment balik tapi nggak ah… mending posting dan sekalian bikin ping atau trackback, biar muncul blogworthy di blog kawan saya yang ungu itu… (hehehehehe ini sih numpang nulis di blog orang)

Blog dibilang cyber diary ???? bisa jadi. Tapi kalau saat ini blog cuma sekedar tempat curhat tidak bakal perguruan tinggi sekelas Massachusetts Institute of Technology bikin kuisioner kepada para blogger seluruh dunia.

(bisa diklik di kotak bawah ini)

Take the MIT Weblog Survey

(eh cuma sayang, terakhir saya cek kuisioner sudah berakhir dan mereka sedang menabulasi hasilnya, tapi alasan bikin kuisioner tersebut bisa di baca di http://blogsurvey.media.mit.edu/help#privacy. ….) Hehehehe dari situ bisa dilihatlah masak MIT mau buat kusioner sekedar untuk para abg……….hihihihihi mbok ya kira-kira

Para blogger ini (yang notabene dianggap beberapa orang = abg) memiliki kecepatan akses dan update informasi bisa sampai per menit gara-gara news aggregator yang disediakan oleh setiap Blog Engine melalui RSS readernya, bahkan kadang para kuli tinta pun bisa jadi kalah update soal berita lewat internet !!!!

Hihihihihihihi dan yang lebih lucu lagi ternyata komentator itu adalah kawan koresponden sebuah majalah. Masak dia nggak tahu ya kalau majalahnya itu pernah menulis bagiamana TV CBS dihajar para blogger dan gara-gara itu Time memberi penghargaan “Blog of The Year”. Pengakuan atas makin kuatnya pengaruh blog dalam membentuk opini….

Yah, yah memang kadang banyak pula yang sekedar…blogging for sentimental reason….Tapi nggak sedikit juga blog yang serius. Seperti cerita (lagi-lagi dari kawan) jika perusahaan Boeing membuat blog khusus internal perusahaan yang di-admin-ni oleh departemen public relation. sehingga kalau mau mengapresiasi, mengkritik, hingga mencaci, bisa lebih terorganisir. Btw kalau mau lihat blog sedikit serius bisa kunjungi Blogversive, blog yang sudah memiliki domainnya sendiri…

Dan diluar itu semua yang paling menarik pemilik nama Kamerad itu…
Lha gimana mau mengatakan wahai kaum buruh bersatulah
atau mengacungkan tangan terkepal ke atas sambil berteriak lawan, kalau ngomentari salah satu produk teknologi = abg??

Memang yakin buruh di luaran sana nggak nge-blog?? Kamerad?? hihihihihihihi :mrgreen:

It’s MY BLOGGING TYPE !! how about yours??

Your Blogging Type is Confident and Insightful
You’ve got a ton of brain power, and you leverage it into brilliant blog.
Both creative and logical, you come up with amazing ideas and insights.
A total perfectionist, you find yourself revising and rewriting posts a lot of the time.
You blog for yourself - and you don’t care how popular (or unpopular) your blog is!

Because I Could Not Stop For The Death

Part Four -Time and Eternity-

By Emily Dickinson

Because I could not stop for Death
He kindly stopped for me —
The Carriage held but just Ourselves —
And Immortality.

We slowly drove — He knew no haste
And I had put away
My labor and my leisure too,
For His Civility —

We passed the School, where Children strove
At Recess — in the Ring —
We passed the Fields of Gazing Grain —
We passed the Setting Sun —

Or rather — He passed Us —
The Dews drew quivering and chill —
For only Gossamer, my Gown —
My Tippet — only Tulle —

We paused before a House that seemed
A Swelling of the Ground —
The Roof was scarcely visible —
The Cornice — in the Ground —

Since then — ’tis Centuries — and yet
Feels shorter than the Day
I first surmised the Horses’ Heads
Were toward Eternity